kisahku mengikuti test kelulusan ke mesir(part 1)
Dunia Gelap tanpa Cahaya...
Pagi itu udara sangat cerah,secerah matahari menyinari buminya yang gelap dan menjadi terang.ini masih pukul 07.00 WIB pagi,dengan segera perlengkapan aku masukkan in my bag. yaa,pada hari itu aku ikut ujian SNMPTN yaitu singkatan dari Seleksi nasional masuk perguruan Tinggi Negeri.tentang jurusan aku mencoba mengambil kedokteran umum dan sebagai cadangan kedokteran hewan.hmm bertolak belakang sihh,tapi ya itu pilihan atas dasar keinginanku.
Suasana ujian begitu tenang dan ketika detik terakhir kehabisan waktu seorang dosen datang ke ruangan kami yang full AC itu sambil tersenyum dengan mengatakan "saya yakin pasti kalian sudah memilih dan mengambil jurusan yang menurut kalian itu cocok dengan kemampuan kalian,but 1 yang terpenting bahwa kalian harus ingat dimanapun kalian lulus nanti tetap perlu diperhatikan ketekunan kalian dalam mendalami ilmu itu jangan hanya berbangga dengan nama universitas dan jurusan itu tapi haruslah berbuat lebih maju dengan rajin belajar dan mencapai IP yang tinggi. itu semua kembali pada diri kalian masing-masing.saya hanya mencoba menyarankan semoga ini ada benarnya buat kalian,terima kasih saya keluar dulu ".
Begitulah kata dosen yang langsung terekam dalam memori ingatanku.saya pun tak tau namanya siapa yang penting dan yang jelas kata-katanya sangatlah menyentuh hati dan pikiranku.
Pada jam 13.00 WIB waktu banda aceh aku mengambil kunci honda dari kantong dan segera ke parkiran yang tepat di samping ruang ujian ku.tiba-tiba aku mendengar suara dering dari handphone ku, terdapat 1 panggilan dari seorang temanku sebut saja Rio.*teett (suara pencet hp) "halo Assalamu'alaikum ada apa rio?"kataku dalam pembicaraan telepon.kemudian dia menjawab dengan pelan dan sangat hati-hati tampaknya ,"jangan shock ya dengan berita ini ! kamu tidak lulus ujian test kuliah ke mesir ! tiiitt tiiiitttt *suara telepon terputus begitu saja. aku pun menghubunginya lagi tapi tak juga diterima panggilanku. tentu saja aku shock !piiiuuffhh *menghembus nafas yang sedikit susah kulakukan akibat berita itu.dalam hatiku ini mungkin sebuah candaan masih tak percaya dengan Rio.
Siang itu sangat panas sepanas-panasnya uhh bukan main .ya suhu aceh memang tak karuan sejak habis tsunami pada desember 2004 lalu. kadang hujan dan kadang panas nya memuncak tak terjangkau.
dengan cepat aku menghidupkan mesin honda vario milikku dan langsung meninggalkan kampus. ya,! aku harus membuktikan bahwa omongan Rio itu hanya lelucon semata agar buat aku takut dan itu semua tidak benar .sebenarnya aku mengikuti test ke mesir di medan beberapa bulan lalu karena ke mesir merupakan cita-cita terpendam ku sedari kecil.bukan karena ada abangku disana aku malah ikutan.oh sungguh bukan dari itu.hmm.tapi aku sadar benar tentang kemampuanku dalam bidang agama yang masih minim bisa dibilang begitu, dengan basic ku bukan dari lulusan pesantren,mungkin benar kata Rio.(aku mulai merendah diri). ah,hatiku mulai mengigo dan bertanya-tanya dan fikiranku mulai kacau balau tak karuan.dengan air mata menetes membasahi pipi dengan lebatnya. saat itu aku tengah membawa honda pulang menuju rumah.oh apa aku ini dengan berita yang belum jelas benarnya langsung aja nangis tak jelas.tenanglah sayang tenang .*kataku dalam hati mencoba menghibur hati yang sakit dan lemah.pukul 13.30 WIB aku sampai ke rumah dengan selamat.Alhamdulillah...
perasaanku masih kacau balau aku pun mengetuk pintu rumah mengucapkan salam kemudian adikku yang membukanya.
"kakak,kenapa mukanya memerah,seperti habis menangis??kakak gak kenapa napa kan kak?"dengan spontan adikku bertanya seperti itu.aku tak menghiraukan ,langsung diam dan tersenyum lalu masuk kamar dan menangis.adikku mengetuk kamarku dan kebetulan pintunya lupa aku kunci."kakak kenapa?"katanya dalam cemas dan khawatir.pada waktu itu orang tuau tak ada dirumah.yang ada hanya adikku yang setia menungguku pulang.baru aku menjawab "adik,kakak gak lulus ujian ke mesir,,kakak gak bisa ke mesir lagi.adikku langsung menenangkan dan memelukku. "ayolah kak ,jangan menangis Allah tahu yang terbaik.katanya dengan nada bersemangat.adikku langsung menarik tanganku ke meja laptop."liat kak,nama kakak memang tak ada di daftar kelulusan tapi janganlah bersedih !:)
sabar ya kak,aku yakin Allah pasti telah menyediakan rencana yang paling baik untukmu .ini adalah perjuangan.perjuangan ini belum berakhir.do your best !!!
Dengan menatapnya perlahan aku berhenti dalam tangisanku. tapi hati terus sakit. seakan cahaya yang terang redup begitu saja dan Dunia pun seakan Gelap tanpa Cahaya yang akan memancarkan bias cerita baru untuk mimpiku yang sementara terpadam.
Kegagalan ini hanya tahap awal dalam perjuangan menuju kesuksesan dan ini merupakan sebuah pengalaman yang dimana aku bisa berubah menjadi lebih baik lagi kedepan di masa yang akan datang.tapi aku tak akan patah semangat sampai akhirnya cita-citaku berhasil kucapai.insyaAllah .semua itu akan indah pada waktunya ^_^.

*bersambung
Banda Aceh, juli 2012
Pagi itu udara sangat cerah,secerah matahari menyinari buminya yang gelap dan menjadi terang.ini masih pukul 07.00 WIB pagi,dengan segera perlengkapan aku masukkan in my bag. yaa,pada hari itu aku ikut ujian SNMPTN yaitu singkatan dari Seleksi nasional masuk perguruan Tinggi Negeri.tentang jurusan aku mencoba mengambil kedokteran umum dan sebagai cadangan kedokteran hewan.hmm bertolak belakang sihh,tapi ya itu pilihan atas dasar keinginanku.
Suasana ujian begitu tenang dan ketika detik terakhir kehabisan waktu seorang dosen datang ke ruangan kami yang full AC itu sambil tersenyum dengan mengatakan "saya yakin pasti kalian sudah memilih dan mengambil jurusan yang menurut kalian itu cocok dengan kemampuan kalian,but 1 yang terpenting bahwa kalian harus ingat dimanapun kalian lulus nanti tetap perlu diperhatikan ketekunan kalian dalam mendalami ilmu itu jangan hanya berbangga dengan nama universitas dan jurusan itu tapi haruslah berbuat lebih maju dengan rajin belajar dan mencapai IP yang tinggi. itu semua kembali pada diri kalian masing-masing.saya hanya mencoba menyarankan semoga ini ada benarnya buat kalian,terima kasih saya keluar dulu ".
Begitulah kata dosen yang langsung terekam dalam memori ingatanku.saya pun tak tau namanya siapa yang penting dan yang jelas kata-katanya sangatlah menyentuh hati dan pikiranku.
Pada jam 13.00 WIB waktu banda aceh aku mengambil kunci honda dari kantong dan segera ke parkiran yang tepat di samping ruang ujian ku.tiba-tiba aku mendengar suara dering dari handphone ku, terdapat 1 panggilan dari seorang temanku sebut saja Rio.*teett (suara pencet hp) "halo Assalamu'alaikum ada apa rio?"kataku dalam pembicaraan telepon.kemudian dia menjawab dengan pelan dan sangat hati-hati tampaknya ,"jangan shock ya dengan berita ini ! kamu tidak lulus ujian test kuliah ke mesir ! tiiitt tiiiitttt *suara telepon terputus begitu saja. aku pun menghubunginya lagi tapi tak juga diterima panggilanku. tentu saja aku shock !piiiuuffhh *menghembus nafas yang sedikit susah kulakukan akibat berita itu.dalam hatiku ini mungkin sebuah candaan masih tak percaya dengan Rio.
Siang itu sangat panas sepanas-panasnya uhh bukan main .ya suhu aceh memang tak karuan sejak habis tsunami pada desember 2004 lalu. kadang hujan dan kadang panas nya memuncak tak terjangkau.
dengan cepat aku menghidupkan mesin honda vario milikku dan langsung meninggalkan kampus. ya,! aku harus membuktikan bahwa omongan Rio itu hanya lelucon semata agar buat aku takut dan itu semua tidak benar .sebenarnya aku mengikuti test ke mesir di medan beberapa bulan lalu karena ke mesir merupakan cita-cita terpendam ku sedari kecil.bukan karena ada abangku disana aku malah ikutan.oh sungguh bukan dari itu.hmm.tapi aku sadar benar tentang kemampuanku dalam bidang agama yang masih minim bisa dibilang begitu, dengan basic ku bukan dari lulusan pesantren,mungkin benar kata Rio.(aku mulai merendah diri). ah,hatiku mulai mengigo dan bertanya-tanya dan fikiranku mulai kacau balau tak karuan.dengan air mata menetes membasahi pipi dengan lebatnya. saat itu aku tengah membawa honda pulang menuju rumah.oh apa aku ini dengan berita yang belum jelas benarnya langsung aja nangis tak jelas.tenanglah sayang tenang .*kataku dalam hati mencoba menghibur hati yang sakit dan lemah.pukul 13.30 WIB aku sampai ke rumah dengan selamat.Alhamdulillah...
perasaanku masih kacau balau aku pun mengetuk pintu rumah mengucapkan salam kemudian adikku yang membukanya.
"kakak,kenapa mukanya memerah,seperti habis menangis??kakak gak kenapa napa kan kak?"dengan spontan adikku bertanya seperti itu.aku tak menghiraukan ,langsung diam dan tersenyum lalu masuk kamar dan menangis.adikku mengetuk kamarku dan kebetulan pintunya lupa aku kunci."kakak kenapa?"katanya dalam cemas dan khawatir.pada waktu itu orang tuau tak ada dirumah.yang ada hanya adikku yang setia menungguku pulang.baru aku menjawab "adik,kakak gak lulus ujian ke mesir,,kakak gak bisa ke mesir lagi.adikku langsung menenangkan dan memelukku. "ayolah kak ,jangan menangis Allah tahu yang terbaik.katanya dengan nada bersemangat.adikku langsung menarik tanganku ke meja laptop."liat kak,nama kakak memang tak ada di daftar kelulusan tapi janganlah bersedih !:)
sabar ya kak,aku yakin Allah pasti telah menyediakan rencana yang paling baik untukmu .ini adalah perjuangan.perjuangan ini belum berakhir.do your best !!!
Dengan menatapnya perlahan aku berhenti dalam tangisanku. tapi hati terus sakit. seakan cahaya yang terang redup begitu saja dan Dunia pun seakan Gelap tanpa Cahaya yang akan memancarkan bias cerita baru untuk mimpiku yang sementara terpadam.
Kegagalan ini hanya tahap awal dalam perjuangan menuju kesuksesan dan ini merupakan sebuah pengalaman yang dimana aku bisa berubah menjadi lebih baik lagi kedepan di masa yang akan datang.tapi aku tak akan patah semangat sampai akhirnya cita-citaku berhasil kucapai.insyaAllah .semua itu akan indah pada waktunya ^_^.
*bersambung
Banda Aceh, juli 2012
terima kasih sudah membacanya :)
ReplyDeletesemoga bermanfaat ^_^